www.domainesia.com
www.domainesia.com

Latest Updates

14 May 2019

Cara memasang kamera Google di Redmi 5A, Gimana hasilnya?

Posted By: Hafidz Jauhar - May 14, 2019
Sepertinya admin telat ya bikin artikel ini, lanjut aja. Smartphone Redmi 5A diluncurkan pada bulan Januari 2018. Smartphone ini memiliki dua kamera. Kamera depan beresolusi 5 MP dan kamera belakang 13 MP dengan aperture f2.2. Kali ini admin ingin mencoba, gimana sih hasil dari kamera Redmi 5A yang menggunakan CAM2API. Hmmm, mari kita lihat.


Mari kita perhatikan. Kamera bawaan Redmi 5A terlihat lebih sedikit cerah dan minim noise dibadingkan Google Kamera. Namun, kualitas Google kamera jauh lebih baik dibanding kamera bawaan Redmi 5A, karena hasil jepretan kamera bawaan Redmi 5A terlihat seperti cat air. Noise hasil jepretan Google Kamera masih bisa dimaafkan dan masih bisa diminimalisir menggunakan Photoshop. Ok kita lihat lagi gambar yang lain dibawah ini.

Nah, untuk hasil jepretan kali ini, Google kamera lebih unggul dibandingkan kamera bawaan Redmi 5A. Bisa dilihat, detail yang didapat Google kamera lebih banyak dibandingkan kamera bawaan. Jepretan ini diambil tanpa mengarahkan fokus ke titik tertentu. Selain itu, Google kamera juga memiliki fitur bokeh. Google menyebutnya “Lens blur”, bahkan bokeh yang dihasilkan Google kamera dapat diedit. Kita lihat hasilnya.

Kalau kamu memotret orang atau selfie, hasil bokehnya pasti lebih bagus. Karena ini adalah objek yang bentuknya tidak teratur, Google kamera kesulitan untuk membedakan mana objek dan latar belakang. Untuk menggunakan fitur ini, cahaya disekitar objek harus mendukung. Kalau cahaya objek dan latar belakang dominan, hasil bokeh pasti akan berantakan. Tertarik untuk memasang? yuk ikuti langkah dibawah. Apa saja yang harus disiapkan?


Jika Redmi 5A kamu belum terunlock, kamu bisa lihat tutorial lainnya di Google, bing, dan yang lainnya. Ingat, unlock bootloader beresiko garansi hangus. Jika Redmi 5A kamu sudah berumur 1 tahun, membuka bootloader sudah aman dari garansi.

Jika kamu root menggunakan SuperSu, silahkan hapus root tersebut dan ganti menggunakan Magisk. karena module CAM2API tidak bisa berjalan menggunakan SuperSU. Jika Redmi 5A kamu hanya terunlock dan belum diroot, silahkan pasang Magisk di Redmi 5A kamu. Admin tidak akan menjelaskan cara memasang Magisk disini, admin hanya akan memberikan cara memasang modulenya saja.
  1. Unduh CAM2API, lalu masukkan file tersebut kedalam penyimpanan internal atau SDCard.
  2. Buka magisk manager, lalu sentuh menu dibagian kiri atas.
  3. Pilih menu module
  4. sentuh tanda “+” lalu cari file CAM2API berada.
  5. Tekan dan tahan file CAM2API.zip lalu sentuh buka.
  6. Module akan terpasang dan restart Redmi 5A kamu agar modulenya aktif.
  7. Pasang Google kamera, kemudian sesuaikan pengaturan Google kamera kamu seperti punya admin yang ada dipaling bawah.
  8. Keluarkan aplikasi tersebut lalu buka kembali.
  9. Pemasangan Google Kamera selesai.

CAM2API dan Google kamera ini dapat digunakan di Smartphone yang menggunakan Chipset Qualcomm Snapdragon 425 keatas dan terunlock bootloadernya.

Setelah module terpasang, silahkan atur Google kamera seperti pengaturan Admin.

Masuk ke menu “setting”, kemudian pilih “Lanjutan”. HDR+ Parameters kalian bisa ubah ke Medium atau High. Semakin tinggi yang kamu pilih, maka pada saat memproses foto akan semakin lama. Jika sudah kalian masuk ke menu Noise Reduction.
Di dalam menu Noise Reduction terdapat 3 menu, yaitu Main back camera, front camera dan Auxiliary back camera. Kalian aktifkan Tuning master switch, apply custom sensor, apply custom denoise di ketiga menu tersebut.
Pada tombol HDR+ diatas, kamu bisa pilih HDR+ aktif atau HDR+ disempurnakan. Keunggulan HDR+ Google kamera adalah, kalian bisa mengaktifkan fitur ini bersamaan dengan Flash light.
Ok, segitu aja dulu dari admin. Terima kasih sudah meluangkan waktu untuk membaca artikel ini, semoga bermanfaat untuk kamu yang membaca.

Jika ada yang ingin ditanyakan, silahkan tulis dibawah ya :)

Cara Memasang dan Review Phoenix OS, Sebagus apa sih?

Posted By: Hafidz Jauhar - May 14, 2019
Phoenix OS adalah salah satu kustomisasi Android dari banyak pengembang Android. Berbeda dari yang lain, PhoenixOS ini difokuskan untuk perangkat desktop maupun laptop. Phoenix OS berjalan diatas arsitektur x86 atau x64, tergantung dari jenis prosesor yang kamu gunakan. Selain Phoenix OS, Perusahaan Chaozhuo Technology ini juga memproduksi alat konsol Game yang mereka namai Phoenix One. Phoenix OS juga hadir untuk perangkat ARM, tapi disini admin hanya fokus untuk membahas Phoenix OS untuk perangkat desktop maupun laptop.


Sebelum mereview Phoenix OS ini, admin akan memberikan tutorial pemasangan Phoenix OS ini.
  1. Kamu siapkan Installer Phoenix OS.
  2. Siapkan drive atau partisi yang akan digunakan untuk memasang Phoenix OS, minimal 10 GB untuk Phoenix OS dengan pilihan 8 GB. Admin disini menggunakan partisi dengan ruang kosong 18-20 GB untuk pilihan 16 GB. Kalau tidak mau ribet, silahkan pilih partisi selain partisi yang terpasang OS utama kamu.
  3. Buka installer Phoenix OS lalu pilih partisi.
  4. Pilih ukuran data Phoenix OS, jika kamu adalah seorang gamer, admin sarankan kamu untuk memilih partisi dengan ukuran 32 GB.
  5. Klik install dan tunggu, ini akan memakan waktu 30-60 menit tergantung kalian memilih ukuran data tadi.
  6. Jika sudah terpasang kalian bisa klik Reboot Now atau bisa meng-klik Start Phoenix OS yang ada di desktop kamu.
Lanjut ke sesi review. Phoenix OS ini memiliki tampilan yang user-frendly. Memiliki taskbar seperti Windows pada umumnya, Pusat Notifikasi yang hampir mirip dengan Windows 10, dan juga memiliki app drawer yang didesain seperti gabungan antara Windows 10 dan Android dan satu lagi tombol navigasi bisa kamu temukan di pojok kanan bawah.

Pada saat pertama kali mulai, secara defaultnya bahasa yang digunakan adalah bahasa China. Kekurangannya disini, kamu hanya bisa mengubah bahasanya ke bahasa Inggris saja. Dan pastikan kamu juga mengatur input bahasa di pengaturan keyboard, karena defaultnya bahasa yang digunakan adalah bahasa China.

Untuk performa, Phoenix OS ini masih bisa diandalkan untuk bermain game, tergantung juga kamu menggunakan prosesor apa. Admin disini menggunakan prosesor AMD A8-6410 dengan kartu grafis AMD Radeon R5 yang performa untuk Phoenix OS ini masih bisa dibilang cukup walau tidak terlalu ngebut. Admin tidak tahu kenapa, pada saat menggunakan aplikasi didalam Phoenix OS ini, terkadang muncul pemberitahuan aplikasi tidak merespon, yang anehnya aplikasi tersebut terlihat biasa biasa aja, tidak hang, tidak blank, intinya seperti aplikasi yang berjalan sepeti biasa.

Walau begitu, untuk urusan multi-tasking, Phoenix OS ini bagus. Jika kamu liat dari tangkapan layar, admin sedang bermain Boom beach dan membuka instagram, aplikasi tersebut tidak ada yang reload saat admin berpindah ke aplikasi yang lain. Gimana PUBG, Mobile Legend? Hmmm, admin gak ada mouse :v jadi tidak bisa.

Untuk software, Phoenix OS ini berjalan diatas Android 7.1 Nougat dengan kustomisasi dari Phoenix, yang masih lebih unggul dibandingkan Desktop Android lainnya seperti Remix OS yang masih menggunakan Android 6.0 Marshmellow.

Bloatware di Phoenix OS juga tidak terlalu banyak, seperti kamera, file manager, browser, jam, rekorder, galeri. Phoenix OS juga terpasang aplikasi iklan yang bisa kamu hapus jika tidak diinginkan. Dan yang paling saya tidak suka disini adalah Google Play Service-nya susah untuk di perbarui, jadi kamu harus memasangnya dengan manual.
Gimana untuk urasan multimedia?. Karena berjalan di sistem operasi Android, urusan multimedia semakin mudah dengan adanya Google Play Store. Kalian bisa langsung menggunakan dan berlangganan aplikasi seperti Youtube, Netflix, IFlix, VIU, MaxStream, Spotify, Google Play Music, Joox dan layanan lainnya.

Tidak hanya itu, ratusan aplikasi VPN dari Google Play Store berjalan dengan sempurna di Phoenix OS, walaupun terkadang VPN kamu mengalamai time out. Untuk mengatasinya kalian tinggal pergi ke setelan VPN lalu ubah mode koneksi dari OpenVPN ke yang lain.

Admin tidak akan menguji Phoenix OS menggunakan 3D Mark ataupun Antutu Benchmark, karena setiap laptop pasti berbeda, dan tidak mungkin menguji satu persatu.

Review nya sampai disini saja ya, kalau ada pertanyaan atau masalah kalian bisa tulis di kolom komentar.

Terima kasih sudah mengunjungi blog ini dan Semoga bermanfaat :)

15 December 2017

Install Dolby Digital Plus di Windows 32bit/64bit

Posted By: Hafidz Jauhar - December 15, 2017
Kalian pasti ingin mendapat kualitas suara yang bagus di Laptop/PC, tidak semua perangkat mengintegrasikan Dolby kedalam Laptop/PC. Dolby Digital Plus juga dapat mendorong volume dengan suara maksimal tanpa memecahkan kualitas suara. Di bawah ini terdapat 2 jenis dari Dolby Digital Plus yaitu Advanced Audio dan Home Teather. Jika anda pengguna Windows 7, kalian tidak perlu untuk menonaktifkan "Driver Signature Enforcement".

Daftar File
- Dolby Digital Plus Advanced Audio 32bit/64bit
- Dolby Digital Plus Home Teather 32bit/64bit

File Dolby Digital Plus Advanced Audio
Google Drive || MediaFire || ZippyShare

File Dolby Digital Plus Home Teather

Sistem Operasi
Windows 7, Windows 8/8.1, Windows 10 - x86 (32bit), x64 (64bit)


Cara Memasang Dolby Digital Plus

Cara mematikan fitur "Driver Signature Enforcement" (Untuk Windows 8/8.1, 10 saja).

  1. Klik tombol start, klik ikon Power, tekan dan tahan tombol "Shift" pada keyboard lalu klik Restart secara bersamaan. (Untuk Windows 8,8.1,10).
  2. Cari "Advanced startup" dan klik "Restart Now"
  3. Tunggu, jika opsi "Choose an option" muncul, pilih "Troubleshoot"
  4. Pilih "Advanced Options"
  5. Pilih "Startup settings" dan klik "Restart"
  6. Jika sudah restart dan masuk ke menu "Startup Settings", pilih "Disable Driver Signature Enforcement" dengan menekan tombol nomor 7.
  7. Selesai dan lanjut ke pemasangan dolby.

Cara memasang Dolby Digital Plus

  1. Buka "Device Manager"
  2. Perluas driver "Sound, video and game controllers"
  3. Pilih driver perangkat suara kamu dan klik kanan, pilih "Update Driver Software"
  4. Pilih "Browse my computer for driver software"
  5. Klik "Let me pick from a list of avilable drivers on my computer"
  6. Klik "Have disk"
  7. Dibagian paling bawah, klik "Browse" pilih driver yang kamu ingin pasang, perhatikan driver yang kamu ingin pasang, 32bit atau 64bit.
  8. Cari file .inf di folder Dolby yang kamu ekstrak dan klik ok.
  9. Pilih driver Dolby Digital Plus Advanced Audio atau Dolby Digital Plus Home Teather.
  10. Jika ada dialog "Update Driver Warning" klik yes.
  11. Saat pemasangan driver ini akan ada peringatan dari "Windows Security", pilih "Install this driver software anyware".
     
  12. Jika langsung muncul dialog dibawah.
  13. Klik close dan coba menggunakan langkah pertama terlebih dahulu.
  14. Setelah driver terpasang, kalian baru bisa memasang Dolby Digital Plus User Interface. Saya menggunakan Dolby Digital Plus Advanced Audio dari Lenovo, jadi saya tidak perlu lagi memasang Dolby Digital Plus User Interface maupun Driver Software. Perlu diperhatikan saat memilih paket pemasangan, jika kalian memasang driver Home Teather kalian hanya bisa memasang Dolby User Interface versi Home Teather, jika yang kalian pasang Advanced Audio, kalian hanya bisa memasang Dolby User Interface versi Advanced Audio.
  15. Sampai disini pasti kalian sudah bisa atau sudah tau cara memasang Dolby Digital Plus User Interface :) Selamat mencoba

02 December 2017

Install Dolby Atmos untuk Oppo ColorOS 2.0-3.0

Posted By: Hafidz Jauhar - December 02, 2017
Bagi anda yang suka mendengarkan musik atau menonton video pasti sudah pernah mendengar tentang Dolby Atmos. Dolby Atmos hadir di sistem operasi Android, tetapi hanya beberapa saja yang menggunakan ini, seperti Lenovo Vibe K5/K5+, Lenovo A7000 dan sebagainya. Kali ini admin ingin membagikan fitur Dolby Atmos dalam bentuk Flashable Zip yang dapat dipasang di perangkat OPPO yang menggunakan ColorOS 2.0 - 3.0.


Untuk memasang Dolby Atmos ke perangkat OPPO, perangkat kalian harus terpasang TWRP atau CWM dan unlocked bootloader tentunya. Saya tidak akan menjelaskannya disini, kalian bisa melihat artikel lainnya tentang rooting OPPO dan unlock bootloader. Saya sudah mengatur Dolby ini agar berjalan di perangkat OPPO yang kamu miliki.

File Dolby Atmos - dap_r7.0_oppo.zip - 3.1 Mb

Change Log
- Dirac Audio uninstaller patch for OPPO ColorOS
- MusicFX audio uninstaller patch for Android Stock Rom/AOSP
- AudioFX audio uninstaller patch for CyanogenMod/LineageOS
- Moved As/AsUi to /system/framework
- Added new framework dolby
- Added new library
- Fix missing library
- Fix permissions

Sudah diuji di OPPO A37F - Android 5.1.1 ColorOS 3.0.0i



Cara memasang Dolby Atmos

  1. Pastikan perangkat kamu sudah terpasang TWRP/CWM dan Unlocked Bootloader
  2. Masukkan file Dolby Atmos "dap_r7.0_oppo.zip" ke kartu memory
  3. Mulai ulang perangkat ke mode Recovery
  4. Pilih "Install" 
  5. Tekan "Select Storage"
  6. Pilih storage tempat kamu tadi meletakkan file Dolby Atmos. Saya memilih  "Internal Storage" karena saya meletakkan filenya disitu. Dan klik "Ok"
  7. Cari file "dap_r7.0_oppo.zip" dan tekan.
  8. Tekan dan tarik "Swipe to confirm Flash", tunggu jika selesai kalian bisa langsung tekan "Reboot System"
  9. Selesai.
Dolby ini juga dapat memaksimalkan suara disaat kamu sedang berada ditempat yang ramai. 


21 April 2017

Cara Download Paket ISO Windows atau Office dari Microsoft

Posted By: Hafidz Jauhar - April 21, 2017

Kali ini saya ingin membagikan cara mengunduh peket ISO Windows ataupun Office langsung dari Microsoft. Hal ini dilakukan supaya paket yang diunduh benar-benar asli. Begitu juga saat dipasang, jika paket iso tersebut tidak asli, pasti ada kejanggalan tersendiri. Langsung saja

1. Menggunakan Media Creation Tools
Kalian bisa mengunduh iso dengan alat yang langsung dari Microsoft, yaitu Media Creation Tools. Klik untuh mengunduh. buka Media Creation Tools, pilih Accept, dan saat di dialog "what do you want to do" kalian pilih create installation media lalu klik Next.
Kemudian kalian bisa memilih bahasa, edisi dan juga arsitktur sesuka kalian dengan menghilangkan centang pada "Use the recommended options for this PC", lalu klik Next
Saat dialog "Choose which media to use" pilih ISO file lalu klik Next.
Simpan file ISO tersebut pada folder yang kalian suka lalu klik Save, tunggu hingga pengunduhan selesai.



2. Langsung ke website Microsoft.
Jika kalian ingin mengunduh paket ISO Windows 10, kalian bisa membuka laman dibawah ini
https://www.microsoft.com/en-us/software-download/windows10ISO. Tapi biasanya akan beralih ke halaman ini https://www.microsoft.com/en-us/software-download/windows10. Itu dikarenakan sistem operasi kalian adalah Windows. Kalian bisa mengakali laman situs ini menggunakan User Agent Switcher pada Google Chrome.
Ubah pengaturan User Agent Switcher ke Safari lalu Mac Safari 7.
Setelah pengaturan tersebut diubah, maka halaman Download Windows 10 akan berubah. Kalian bisa memilih versi Windows 10 yang kalian inginkan lalu klik Confirm, setelah itu pilih bahasa lalu klik Confirm, tunggu
Maka link unduhan akan muncul. Link ini akan bertahan hingga 24 jam. Kalian bisa memilih versi 32 bit atau 64 bit.
*Tahap ini hanya hanya bisa mengunduh paket Windows 10



3. Menggunakan Software pihak ke-3 yang terhubung dengan server Microsoft
Satu-satunya cara yang terakhir adalah menggunakan Heidoc. Software ini membantu untuk mengunduh berbagai versi Windows dan Office langsung dari server Microsoft.
Kalian tinggal pilih Software yang kalian butuhkan. Contohnya saya ingin mengunduh Windows 7. Kalian hanya pilih Edisi lalu klik Confirm, setelah itu kalian pilih bahasa dan klik Confirm, tunggu
hingga terdapat link unduhan. Pilih sesuka kalian, 32 bit atau 64 bit. Setelah link muncul, kalian bisa menyalin Link tersebut ke Internet Download Manager dengan menggunakan bantuan pada tombol yang terdapat di kanan software tersebut. Link tersebut hanya bertahan hingga 24 jam.
Itulah beberapa tentang cara mengunduh ISO Windows atau Office langsung dari Microsoft, sekian terima kasih

Copyright © Jauhar Blog™ is a registered trademark.

Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.